MUA Menjadi Salah Satu Profesi Pilihan Freelancer
Masyarakat saat ini pasti sudah mengenal apa itu influencer,
yaitu orang yang memiliki peran penting dalam pemasaran dan promosi produk pada
konten di media sosialnya. Ada banyak jenis dan bidang dari influencer, salah
satunya di bidang kecantikan. Dalam bidang kecantikan pasti tidak asing dengan
sebutan ‘MUA’ atau make up artist. Profesi MUA mulai terkenal saat beberapa
beauty influencer menyebutkan istilah tersebut. Umumnya masyarakat menyewa jasa
ini untuk pernikahan, namun sekarang masyarakat sudah sering menyewa MUA untuk
photo shoot, wisuda, dan acara lainnya.
Beberapa orang juga membuka jasa MUA saat memiliki skill dan
ilmu yang cukup. Ada beberapa alasan orang membuka jasa MUA seperti
ketertarikan dalam seni merias wajah , menyalurkan hobi, dan ada juga yang
menggunakannya untuk mencari uang.
“Menurut saya seorang MUA harus memiliki skill dan ilmu yang
cukup, juga memiliki produk dan peralatan yang memadai,” ungkap Rina (19) pada
(21/11/2023). Sama halnya dengan seniman yang lain, seorang MUA juga harus
memiliki skill dan seni estetika dalam dirinya. Skill tersebut juga dapat
diasah dengan usaha dan pengalaman. “Saya mempelajari skill MUA dari
teman-teman yang terjun di dunia MUA lebih dulu. Selain itu saya juga sering
mencari refrensi dari youtube dan sosial media lainnya,” ujar Afif (20) pada
(22/11/2023). Namun, ada yang mempelajari skill MUA ini dibawah suatu instansi.
“Dulu SMA saya ada program double track, saya mengambil jurusan tata rias. Tapi
saya membuka jasa MUA ini karena hobi dan tidak melanjutkan ke tahap
profesional,” ungkap Karuna (19).
Rina mengungkapkan bahwa sejak SMA dia dan temannya
bersama-sama membuka jasa MUA dengan nama Paes Make Up. Rina dan tim hanya
melayani daerah Ngawi dan Magetan saja. “Kalau harganya tergantung request
customer. Sekitar Rp80.000,- sampai Rp150.000,-“. Alasan lain Rina sangat
tertarik dengan make up karena menurutnya sebagai seorang perempuan, memiliki
skill merias wajah dengan baik maka jika sewaktu-waktu dirinya berada di
kondisi yang memerlukan makeup Rina sudah tidak perlu membooking MUA lain.
Sama halnya seperti Rina, Afif juga memiliki ketertarikan
sejak kecil dan mulai mendalami secara professional sejak dirinya memasuki ISI
Yogyakarta pada tahun 2022. Afif membuka
jasa MUA dengan nama Saras Aififa Make Up. Jasa ini melayani daerah magetan dan
Yogyakarta. Selain jasa make up, Saras Aififa Make Up juga menyediakan jasa
gambyong, cucuk lampah, vocal, muse, dan MC. “ Harganya tergantung permintaan
make upnya, dari Rp50.000,- sampai Rp300.000,-“.
Berbeda dari Rina dan Afif, Karuna tidak membuka jasa MUA
secara resmi. “Karena cuma hobi, aku biasanya Cuma nerima dari temen-temen aja.
Buat biayanya aku gak matok harga juga tapi biasanya Rp50.000,- per anak,” ujar
Karuna. “Kalau ditanya kenapa gak bikin resmi ya karena mungkin ada batasan
skill juga. Kalau masih natural atau Korean look mungkin bisa ya. Tapi kalau
untuk make up sekelas pengantin belum bisa.”.
Afif dan Rina juga membuat sosial media untuk mempromosikan
jasa yang mereka jual seperti Instagram. Mereka memajang hasil riasan wajah
customer hingga menyertakan testimony guna membantu promosi. Tetapi tak jarang
mereka juga menerima sedikit komplain dari hasil make up mereka. “ Jika
customer complain pada saat saya masih di lokasi maka akan di perbaiki. Tapi
kalau komplainnya waktu saya sudah meninggalkan lokasi mungkin hanya akan saya
beri peringatan untuk complain sebelum saya pergi, tapi alhamdulillah belum
pernah dapat complain yang jahat,” ungkap Afif saat ditanya bagaimana
menghadapi complain dari customer. “Memperbaiki riasan sesuai dengan kemauan
customer. Maka dari itu seorang MUA sangat memerlukan ilmu dan skill tentang
make up yang memadai, karena jika kita memiliki customer yang kurang suka
dengan style make up kita, kita bisa memperbaikinya sesuai dengan yang
direquest.” ujar Rina.
Nama: Listika Nuswantoro
Kelas: 2023H
NIM: 23041184345
Komentar
Posting Komentar