Mendaki Gunung Untuk Menemukan Ketenangan Hidup di Tengah Kekacauan Yang Ada di Kota

 Sidoarjo, 29 November 2023 – Mendaki gunung bukan lagi sekedar aktivitas fisik saja, tetapi sebuah perjalanan yang melatih mental bagi banyak orang yang mencari ketenangan dari banyak nya masalah dan ramai nya kota. Dalam sebuah riset yang mencari kebenaran akan manfaat psikologis dan emosional dari mendaki menjadi fokus utama. Beberapa dari orang mengatakan bahwa mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan untuk menghilangkan rasa kekacauan hidup yang ada di kota. Dikarena kan di gunung kita mendapatkan rasa ketenangan dan juga di dukung oleh alam yang indah serta keheningan-nya.

Untuk mendapatkan perspektif yang lebih mendalam, berikut cerita dari tiga narasumber yang memiliki pengalaman dalam mendaki gunung sebagai bentuk pencarian ketenangan dan kenyamanan pada saat di gunung.

Ananta pendaki berusia 19 tahun berbagi cerita yang pernah melakukan start pendakian pada dini hari “pada saat melakukan pendakian malam hari rasa nya itu beda banget karena sepanjang perjalanan pendakian bisa melihat bintang satu per satu yang ada di langit dan suasana nya terasa lebih tenang dan tentu nya tidak panas” ujar Ananta. Tetapi Ananta mengatakan pendakian pada malam hari juga ada tidak enaknya karena nafas semakin terasa berat dan memiliki resiko terserang hipotermia “pendakian malam hari juga tidak begitu enak bagi orang yang tidak kuat dingin karena pada malam hari udara lebih dingin daripada pagi atau siang hari, ya meskipun kita bergerak terus tapi rasa dingin pada malam hari tetap terasa. Terus pada malam hari juga nafas terasa berat karena berebut oksigen dengan pohon dan tumbuhan yang ada di hutan” ucap pemuda ciptaan Allah tersebut.

Kemudian, Rafli mahasiswa Unesa berusia 19 tahun yang berbagi pengalamannya bahwa mendaki gunung memberikan tempat untuk merenung dan mencari ketenangan jiwa “saat berada di gunung saya merasa nyaman dan melupakan sejenak kehidupan yang ada di kota” ujar lelaki itu. Rafli sedikit bercerita momen-momen yang membuat nya merasa tenang nyaman dan nagih untuk terus-menerus mendaki gunung "kalo boleh jujur mendaki itu sangat melelahkan karena track nya yang begitu nanjak dan panjang, tetapi semua rasa lelah itu terbayarkan dengan keindahan alam yang bisa saya nikmati apalagi pada saat malam hari sambil menyeruput kopi dan membakar sebatang rokok, berbincang-bincang dengan teman, disaat itu lah nikmat dari sebuah pendakian bisa saya rasakan dan membuat saya nagih untuk mendaki gunung” ujar manusia itu sambil tersenyum.

Terakhir, Rama pemuda berusia 20 tahun yang memiliki momen khusus pada saat di puncak “puncak itu tempat paling tinggi di sebuah gunung yang dapat melihatkan keindahan alam. Aku inget banget pas matahari terbit yang awal nya semua gelap berganti menjadi terang dan rasanya kayak alam lagi dalam pelukan hangat alam” ujar lelaki berusia 20 tahun tersebut. Pada saat di tenda juga salah satu momen yang asik dan menyenangkan karena dapat memasak, bercanda, berbincang-bincang dengan teman maupun pendaki yang lain “ditenda juga tidak kalah asik nya dengan dipuncak karena saat ditenda saya dan teman-teman dapat memasak-masak untuk disantap ditengah perut yang manangis kelaparan dan berbincang-bincang sambil membakar sebatang rokok yang membuat obrolan semakin panjang dan asik. Dan tidak juga ngobrol dengan teman saja tetapi saya senang sekali jika dapat mengobrol dengan pendaki lain” ujar pendaki yang suka merokok.

Melalui riset dan wawancara dengan narasumber, sudah jelas bahwa mendaki gunung bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga merupakan perjalanan untuk mencari ketenangan dari kehidupan perkotaan yang begitu padat dan ramai. Dengan begitu, aktivitas ini mungkin menjadi salah satu bentuk kegiatan yang efektif untuk menjaga kesejahteraan mental seseorang.

Nama : Rafli Aditia Najwan

NIM : 23041184377

Kelas : H


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ES JERUK PERAS SEGAR YANG COCOK DI KONSUMSI SEMUA KALANGAN

Baliho PKB dengan Capres Cawapres 2024 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Jalan Semambung Sidoarjo