Perjalanan Penjual Arum Manis

 


Makanan tradisional arum manis atau yang biasanya dijuluki oleh masyarakat dengan sebutan rambut nenek ini banyak digemari oleh banyak kalangan dikarenakan dijual oleh para pedagang kaki lima di kota-kota besar contohnya Surabaya. Pedagang kaki lima memiliki banyak cerita tentang hidupnya salah satunya pedagang kaki lima yang bernama Nurhadi berusia 66 tahun beliau mulai berjualan arum manis atau rambut nenek dari kecil dikarenakan keadaan yang kurang memadai. Terkadang disaat senggang saat bekerja atau sedang menunggu pembeli Nurhadi memiliki keunikan tersendiri dengan membawa serta memainkan alat musik miliknya yang disebut rebab. Nurhadi meiliki keresahan tersendiri dikarenakan kurangnya pengalaman yang ia dapatkan dan sepinya para pelanggan.

Nurhadi mulai berjualan dari daerah Tandes sampai Jalan Tunjungan, ia tidak naik kendaraan atau menumpang Nurhadi berjalan kaki sendiri dan disaat kelelahan ia akan meneduh di sepanjang trotoar Jalan Tunjungan. Penghasilan yang didapatkan Nurhadi perbulan sekitar Rp 1.000.000 tetapi itu tidak menentu terkadang bisa naik atau menurun dengan nominal Rp 700.000- 800.000 setiap bulannya. Nurhadi sempat di titik terendah dikarenakan tidak sempat membayar uang sekolah anaknya dan mengharuskan untuk mencicil di setiap bulannya sampai anak beliau lulus SMA.

Disaat maraknya pandemi Covid-19 dan mewajibkan untuk para masyarakat mengisolasi diri dan Nurhadi sempat tidak berjualan arum manis selama 5 bulan, hanya berdiam diri atau melakukan buruh tani dirumahnya sampai kondisi membaik. Nurhadi sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah pedagang kaki lima untuk mendapatkan fasilitas tempat serta kehidupan yang lebih baik. Nurhadi tidak ingin berganti atau beralih ke profesi yang lain dikarenakan kurangnya pengalaman yang ia miliki. Nurhadi juga berjualan di daerah Pasar Asem Rowo dan Pacuan Kuda yang biasanya digemari dan dibeli oleh para kalangan tua. Nurhadi mulai berjualan dari pukul 05:00-20:00 WIB, penghasilan yang ia dapatkan selama ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Sesungguhnya proses sedikit demi sedikit akan membuat kita lebih banyak bersyukur dalam banyak hal.

Nama: Zahwa Mahirah Rosyidah

Kelas: H

NIM: 23041184375

Mata Kuliah: Jurnalistik


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ES JERUK PERAS SEGAR YANG COCOK DI KONSUMSI SEMUA KALANGAN

Baliho PKB dengan Capres Cawapres 2024 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Jalan Semambung Sidoarjo

Mendaki Gunung Untuk Menemukan Ketenangan Hidup di Tengah Kekacauan Yang Ada di Kota