Kurangnya Kebijakan Tentang Self Service di Meja SWK Ketintang

 


Surabaya – Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Ketintang diharapkan menerapkan self service untuk sampah plastik selain gelas dan piring. Karena banyak pembeli yang meninggalkan sampah plastik mereka di meja tanpa membersihkan kembali meja yang telah di pakai. Lia (18), salah satu pembeli di SWK Ketintang mengeluhkan tentang banyaknya sampah yang ada di meja. “Kita harusnya sadar, apa yang telah kita bawa kayak bekas gelas minum plastik harusnya dibersihkan, dengan begitu bisa memudahkan semua orang seperti orang yang mau makan dan pemilik kedai. Karena kalau sampah kayak gitu kalau gak langsung dibersihkan bisa ngundang banyak lalat juga,” ungkap Lia (25/10/2023).

Menurut Lia penerapan self service di tempat umum seperti SWK Ketintang ini itu penting karena akan berdampak pada orang lain dan lingkungan kita. Bahkan kalau bisa pembelilah yang akan mengantar piring dan gelas dari pemilik kedai. Karena selama pembeli memesan, penjual sudah mengantarkan ke meja yang kita tempati. Jika kita mengembalikan piring dan gelas, serta membersihkan meja akan memudahkan orang yang akan menempati meja tersebut dan pemilik kedai.

“Alasan orang meninggalkan sampah tanpa membuangnya itu karena kurangnya kesadaran dari diri mereka, sebenarnya orang seperti mereka bisa diingatkan dengan poster atau perbaikan kebijakan SWK tentang membersihkan meja yang sudah dipakai dan membuang sampah dari makanan atau minuman mereka merupakan tanggung jawab dari mereka sendiri sebagai pemilik sampah dan pemakai fasilitas umum, dengan begitu orang lain bisa makan di tempat yang bersih dan gak kotor,” tambah Lia.

Nama : Listika Nuswantoro

Kelas : 2023H

NIM   : 23041184345


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ES JERUK PERAS SEGAR YANG COCOK DI KONSUMSI SEMUA KALANGAN

Baliho PKB dengan Capres Cawapres 2024 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Jalan Semambung Sidoarjo

Mendaki Gunung Untuk Menemukan Ketenangan Hidup di Tengah Kekacauan Yang Ada di Kota