Yakin Mau Lanjut “Ngerokok?”

 Rokok merupakan benda yang sudah tak asing lagi di kalangan para remaja. Bahkan, seiring perkembangan waktu bukan hanya pelajar belasan tahun yang menggunakan benda tersebut, di media sosial banyak sekali berita-berita yang bertaburan bahwa anak dibawah umur saja sudah berani menggunakan benda tersebut. Sehingga presentasi perokok aktif di Indonesia semakin meningkat, khususnya di kalangan remaja. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono pada tanggal 15 Juni 2023 menyebutkan, bahwa negara Indonesia menjadi negara dengan jumlah perokok aktif tertinggi ke-3 di dunia, setelah Tiongkok dan India. Beliau juga mengatakan bahwa, jumlah perokok di dunia saat ini mencapai hingga 70,2 juta orang atau sekitar 34,5% dari populasi total dunia, mungkin karena kita juga menjadi negara penghasil tembakau.

Namun, tak heran jika kita juga sering menemukan perokok yang menyalakan rokoknya tersebut di jalanan umum, terlebih lagi ketika mereka sedang mengendarai kendaraannya. Sangat di sayangkan sekali, perilaku seperti inilah justru yang mengancam nyawa pengendara lain, bagaimana tidak? Latu rokok yang mereka buang di jalanan terkadang mengenai pengendara yang ada di belakangnya. Hal ini, sangat berbahaya bagi pengendara yang terkena percikan latu yang masih panas tersebut, apalagi terkena mata. jika sudah seperti ini, mereka justru tidak meminta maaf, melainkan berpura-pura seperti tidak ada yang terjadi.

Aku punya satu cerita. Teman aku adalah anak dari seorang Perokok aktif, sedari kecil dia selalu melihat ayahnya Nyebat (Kata lain dari merokok brow). Asap rokok adalah makanannya sehari-hari, sampai pada akhirnya, ayahnya di diagnosa terkena penyakit jantung dan opname kurang lebih sebulanan, dan berujung meninggal. Tidak sampai disitu, dia juga terkena imbas dari asap rokok tersebut, dia juga didiagnosa terkena penyakit Asma. Sampai sekarang pun kalau dia menghirup asap setipis tisu dibagi dua, bakal sesak tuh nafasnya.

Memang pada dasarnya seseorang yang sudah ketergantungan dengan rokok bakal sulit untuk menghindarinya, banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi mereka untuk melakukan hal tersebut, di antaranya adalah pengaruh lingkungan, stress, atau awalnya penasaran lama-lama jadi kecanduan, upsieee. Disamping faktor-faktor tersebut, ada juga dampak uang harus mereka hadapi seperti, kerusakan pada paru-paru, terganggunya kebugaran fisik mereka, mudah sekali lelah, pita suaranya rusak dan yang paling parah lagi adalah Kematian. Disisi lain, orang-orang disekitar kita yang sering menghirup asap rokok pun bisa terkena dampaknya seperti, asma, merusaknya paru-paru juga akibat dari asap yang mereka hirup, dan lain-lain.

  Tapi, sebagian besar dari mereka mempunyai keinginan untuk berhenti merokok. Kebanyakan dari mereka sih sudah kena batunya, bahkan ada yang sudah sadar karena menghabiskan banyak sekali uang untuk membeli rokok. “Kalau dipikir-pikir lagi setahun udah bisa kebeli tuh vario”. Ujar Kakak kandung saya, yang termasuk perokok aktif.

 So, buat kalian yang termasuk kedalam golongan “Perokok aktif”, masih mau lanjut? atau punya keinginan untuk berhenti merokok?. Sayang-sayang uangnya say kalau but beli rokok mahh, mending nabung buat halalin anak orang Awokwok Bercandaaaa.

Sabrina Zarah Azura

23041184348


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ES JERUK PERAS SEGAR YANG COCOK DI KONSUMSI SEMUA KALANGAN

Baliho PKB dengan Capres Cawapres 2024 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Jalan Semambung Sidoarjo

Mendaki Gunung Untuk Menemukan Ketenangan Hidup di Tengah Kekacauan Yang Ada di Kota