TRADISI REBO WEKASAN YANG DI GRESIK
Didesa suci, desa suci. Setiap datangnya rebo wekasan, selalu diperingati dan dirayakan secara ramai dan banyak sekali warga menganti yang ikut serta menjalankan acara ini agar menjadi lancar, serta saya bangga dengan antusias warga desa suci yang ikut serta merayakannya. Saat datangnya rebo wekasan, diusahakan dan dianjurkan untuk membaca doa ini “Bismillahirrahmanirrahim Wa shallallahu ta'ala 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi wa sallam”, Artinya dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang. Semoga shalawat dan salam Allah senantiasa tercurahkan pada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, keluarga para sahabatnya. Ya Allah, tuhan yang maha memiliki kekuatan dan keupayaan, selain membaca doa tersebut diusahakan sholat, selamatan, puasa, dan mandi. Waktu acara dimulai saya sempat bertanya pada warga yang ada disitu, permisi pak nama saya Muhammad Yusuf Syahsiah Rahman Anwar, biasa dipanggil Rahman. Saya dari prodi ilmu komunikasi Universitas Negeri Surabaya.ok mas, perkenalkan nama kulo pak Joko dari desa suci ini, pak mau bertanya tujuan diadakannya rebo wekasan itu apay a pak ? jadi gini mas, tujuan di adakannya rebo wekasan adalah untuk menolak balak, merayakan hari jadi desa suci, serta mengenang jasa sunan giri yang sudah menyebarkan agama islam didesa ini. Pak untuk rangkaian acara pada tradisi rebo wekasan itu bagaimana ya pak ? jadi gini mas, untuk acara ini dilakukan pada hari minggu yaitu khataman Al-Qur’an, dilanjut pada hari senin malam yaitu asak-asak tumpeng agung dari balai desa suci sampai langar membaut thoat 1km dan pada hari selasa serta rabu merupakan acara puncak serta pengajian. Ok terimakasih pa katas informasinya.
Saat saya berjalan tiba-tiba saya bertemu dengan ibu-ibu pengajian yang ada disitu, lalu saya memanggilnya dan bertanya-tanya. Permisi bu, perkenalkan nama saya Muhammad Yusuf Syahsiah Rahman Anwar, biasa dipanggil Rahman, saya dari prodi ilmu komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Enggeh nak, perkenalkan nama kulo ibu Tejo dari desa ini sendiri, bu mau bertanya apakah dari kalangan masyarakat ada yang tidak percaya dengan tradisi ini bu ? untuk masyarakat sini Alhamdulillah mayoritasnya percaya dengan tradisi ini. Ok bu, Alhamdulillah. Untuk acara tahun ketahun pasti masyarakat desa suci ini merayakan tradisi ini, apa mungkin ada perubahan mulai dari segi deretan acara bu ? Alhamdulillah tidak ada nak, tiap tahunnya tetap sama, untuk acara yang pertama khotmil Qur’an, kedua asakan tumpeng, dan yang terakhir pengajian. Dan saat rebo wekasan itu nak ada amalan yang harus dilakukan yaitu kita diusahakan untuk membaca surat Al Falaq dengan niatan untuk penjagaan, setelah membaca surat Al Falaq kemudian dilanjutkan membaca surat Yusuf ayat ke 64 nak, ok bu terimakaih atas informasinya, sekian terimakasih.
Nama: Muhammad Yusuf Syahsiah Rahman Anwar
NIM: 23041184296
Komentar
Posting Komentar