Tradisi Rebo Wekasan: Arak tumpeng agung sejauh 1 km.

 Arak-arak tumpeng agung ini merupakan salah satu acara yang ada dalam tradisi “Rebo Wekasan”. Biasanya tumpeng ini di arak dari Balai Desa Suci sampai ke Masjid Mambaut Thoat yang berjarak sekitar 1 km. Acara ini rutin dilakukan oleh masyarakat desa Suci Kabupaten Gresik setiap tahunnya guna menolak balak, wujud syukur, merayakan hari jadi desa Suci, dan tradisi ini kerap juga disebut dengan Tegal deso (sedekah bumi).

Tradisi Rebo Wekasan di desa Suci Kabupaten Gresik ini merupakan tradisi Rebo Wekasan tertua di Tanah Jawa sejak 1483 yang lahir dari intruksi secara langsung dari Sunan Giri melalui muridnya Syeikh Jamaludin Malik. Tradisi ini sendiri dilakukan pada hari Rabu terakhir bulan Safar, yaitu bulan ke-2 dari 12 bulan penanggalan Hijriyah.

Sunan Giri mengadakan ritual tahunan tiap hari Rabu akhir di Masjid itu di awali dengan mandi malam, berwudhu, bershodaqoh (dengan cara melempar uang kedalam sendang) kemudian dilanjutkan sholat sunnah Mutlak 4 Rakaat 2 salaman agar terhindar dari marabahaya atau penyakit. Tidak hanya itu, “Tiap Desa juga mengadakan tasyakuran selain meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT juga untuk mensyukuri atas penemuan sumber air yang sangat besar di Desa ini”. Ujar Zami, seorang remaja di Desa Suci. Tradisi ini juga merupakan perekat tali Silaturahmi kedua setelah hari raya Idul Fitri, Para kerabat dari luar desa ini biasanya kerap berkunjung ke rumah Sanak dan saudaranya yang ada di Desa Suci serta menikmati makanan yang di sajikan oleh tuan rumah yakni Lontong Lodeh.

Di malam tersebut sebagian Ulama’ mengatakan bahwa malam Rebo wekasan merupakan hari yang sangat berarti dan sangat susah dari Hari Rabu lainnya di bulan Safar. Barangsiapa yang melakukan shalat Sunnah Mutlak 4 rakaat 2 salam di malam tersebut dan setiap rakaatnya membaca surah Al-Kautsar, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas, kemudian membaca doa khusus Rebo wekasan, maka orang tersebut akan terhindar dari berbagai balak atau bencana yang akan menimpanya.

Tak hanya nilai Religius yang menyelimuti tradisi Rebo Wekasan ini, 3 hari menuju acara biasanya jalanan sekitar desa suci sudah ditutup total, karena ada pasar rakyat dari ujung ke ujung.

Nama: Sabrina Zarah Azura

NIM : 23041184348

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ES JERUK PERAS SEGAR YANG COCOK DI KONSUMSI SEMUA KALANGAN

Baliho PKB dengan Capres Cawapres 2024 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Jalan Semambung Sidoarjo

Mendaki Gunung Untuk Menemukan Ketenangan Hidup di Tengah Kekacauan Yang Ada di Kota