MUSIBAH KEHILANGAN DOMPET WAKTU DI AREA KAMPUS

 

Pada siang hari yang begitu Terik dan panas, saat setelah mata kuliah di Kelas H dan diberi tugas sama dosen mata kuliah Ilmu Komunikasi dan perubahan sosial (Bu Soraya) untuk membentuk kelompok tugas mebuat artikel, satu kelompok terdiri dari dua sampai tiga orang dan ditugaskan untuk penanggung jawab(PJ) matkul tersebut untuk mengacak anggota kelompok. Penanggung jawab mata kuliah tersebut yaitu Kamelia Roudlotin, Kamelia mengajak saya dan teman saya yang lain untuk mengacak kelompok tersebut dengan aplikasi dan dikerjakan di SWK Telkom disitu adalah tempat nongkrong anak-anak UNESA dan Telkom.

Pada saat pengerjaan dan pembagian anggota kelompok, teman-teman saya semuanya lagi makan dan minum sambil cerita-cerita bersama, sebelum aplikasi itu siap mengacak dan mengespin nama anggota-anggota kelompok tersebut kita semua juga masih bergurau dan menentukan planning-planning untuk kelas H kedepannya. Setelah berjalannya waktu yang begitu lam, akhirnya agar lebih memudahkan dalam pengerjaan pembagian kelompoknya, saya meminjamkan laptop saya untuk mempermudah dan merapikan nama-nama anggota yang telah diacak tersebut di Microsoft world. Waktu telah menunjukkan pukul 12.30 beberapa teman-teman saya ingin berpamit pulang ke kos-kosannya untuk istirahat dan menunggu mata kuliah di jam sore, akhirnya tinggal beberapa anak saja yang masih di kantin SWK Telkom tersebut yaitu saya, Kamila, dan Shofi. Pada saat pengerjaan dan pembagian kelompoknya Kamila merasa tas nya jatuh dan langsung mengambilnya, waktu hampir selesai pengerjaan pembagian kelompoknya kaki Kamila sedang menginjak dompetnya yang sedang terjatuh, tetapi Kamila tetap menghiraukan dan membiarkan dompet tersebut, dikarenakan Kamila masih sibuk mengerjakan agar cepat selesai.

Setelah beberapa jam kemudain, akhirnya tugas pembagian kelompoknya telah selesai. Akhirnya Kamila, dan Shofi ingin mengantar saya ketempat photocopy area kampus dan setelah mengantar saya ketempat photocopy mereka berdua langsung pulang dan balik ke kos-kosan mereka. Kamila masih belum menyadari kalau dompetnya hilang, akhirnya Kamila Kembali lagi kekantin SWK Telkom untuk mengecek, apakah dompet tersebut masih ada atau tidak. Waktu sampai ke SWK Telkom mereka tidak menemukannya dan menanyakan orang yang ada disekitar tersebut, tetapi tetap saja tidak menemukannya. Akhirnya Kamila Kembali lagi kekos dengan raut wajah yang sedih. Saat mata kuliah sore telah tiba, Kamila kembali lagi kekampus untuk mengikuti mata kuliah tersebut, pada saat dikelas banyak teman-teman Kamila bertanya, kenapa wajah Kamila sedih, Kamila pun menjawab keanak-anak bahwa dompet Kamila hilang waktu saing hari dikantin SWK Telkom. Teman-teman Kamila ingin membantu dan mencari lagi dompet Kamila yang hilang, tetapi tetap saja tidak ketemu dompetnya, setelah mata kuliah selesai Kamila ingin kembali lagi kekantin SWK Telkom dan ingin bertanya pada ibu warung tersebut dan orang yang ada disekitar situ, tetapi tetap saja tidak ketemu, akhirnya Kamila pulang kekosan dengan raut muka yang sedih dan berfikir seharusnya orang yang menemukan dompet Kamila langsung mengembalikan dikarenakan isi dompet tersebut hanyala kartu identitas Kamila dan kartu ATM Kamila.

Keesokan harinya, Kamila ditelfon oleh pihak yayasan dan diberitahukan bahwa dompetnya sudah ketemu, serta harus menghubungi orang yang menemukan dompet tersebut. Kamila mendengar kabar gembira tersebut, Kamila langsung menghubungi di hari Jum’at setelah Jum’atan langsung menelfon orang yang telah menemukannya, tetapi orang tersebut berkata dompet Kamila sudah tidak dibawa atau dipegang oleh orang tersebut dikarenakan orang tersebut telah menitipkan dompet Kamila ke pak satpam pintu gerbang UNESA, setelah dapat informasi tersebut Kamila langsung dating dan menemui pak satpam tersebut dan mengambil kembali dompetnya yang hilang.

 

NAMA: MUHAMMAD YUSUF SYAHSIAH RAHMAN ANWAR

KELAS: H

NIM: 23041184296

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ES JERUK PERAS SEGAR YANG COCOK DI KONSUMSI SEMUA KALANGAN

Baliho PKB dengan Capres Cawapres 2024 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Jalan Semambung Sidoarjo

Mendaki Gunung Untuk Menemukan Ketenangan Hidup di Tengah Kekacauan Yang Ada di Kota